Kamis, 19 Mei 2011

Pasingsingan



mengembara di relung relung kota
mengais etika,estetika
untuk menggapai metafisika
bercahaya ditengah gulita

terkelupas kulit
tak peduli sakit
perut melilit
dan mulut terjahit

merangkai kepingan sasmita
pada siang dan malam
pada mimpi dan kehidupan nyata
melarung segala kelam

Jaka Umbara dan keabadian
tercerahkan Pasingsingan

( Sumenep - 02 - 05 - 2011 )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar